www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini 6 Inovasi Keren dari BPPT

Posted by On 20.23

Ini 6 Inovasi Keren dari BPPT

Ini 6 Inovasi Keren dari BPPT Reporter:

Moh Khory Alfarizi

Editor:

Amri Mahbub

Kamis, 12 Juli 2018 10:01 WIB
Logo BPPT. (Antara)

Logo BPPT. (Antara)

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto menyampaikan bahwa BPPT sudah melakukan beberapa inovasi dan layanan teknologi di beberapa bidang seperti transportasi dan energi listrik.

"Kami telah melakukan beberapa inovasi dan layanan teknologi di berbagai bidang mulai dari perke retaapian, penerbangan, pemilu, dan energi listrik. Kami juga membantu pencarian KM Sinar Bangu dengan menggunakan teknologi milik BPPT," ujar Unggul, dalam sambutannya di acara penganugerahan BJ Habibie Technology Award (BJHTA) 2018 di Auditorium BPPT, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Juli 2018.

Baca juga: KM Sinar Bangun Ditemukan, Ini Kronologi Pengerahan Robot BPPT

Berikut teknologi inovasi dan layanan yang sedang dilakukan oleh BPPT menurut Unggul:

1. Bidang Perkeretaapian

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau uji coba LRT Palembang dari Stasiun Jakabaring ke Stasiun OPI Mall, 27 Mei 2018. TEMPO/Parliza Hendrawan

BPPT melaksanakan kliring teknologi peningkatan kecepatan KA koridor Jakarta-Surabaya yang merupakan layanan teknologi BPPT untuk kementerian Perhubungan di tahun 2017-2018. Output dari kajian tersebut, kata Unggul, merupak an rekomendasi pemilihan teknologi dan rancangbangun peningkatan kecepatan kereta api.

Teknologi tersebut untuk koridor Jakarta-Surabaya sepanjang 720 kilometer yang didesain dapat ditempuh dalam waktu 5 jam atau dengan kecepatan rata-rata 130 kilometer per jam.

BPPT juga berkontribusi kepada PT INKA (Persero) dalam menunjang pembangunan sarana Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dengan melakukan audit teknologi untuk menilai kemampuan manufaktur industri perkeretaapian. Demikian juga dalam perhitungan Reliability, Availability, Maintainability, and Safety (RAMS) untuk komponen utama Kereta Api.

2. Bidang Penerbangan

Ilustrasi radar. wikimedia.org

Inovasi di bidang yang lain yaitu transportasi penerbangan, BPPT sedang melakukan kaji-terap inovasi ADS-B. ADS-B merupakan Sistem Pemantau Penerbangan Nir Radar Berbasis ADS-B (Automatic Dependent Surveillance - Broadcast ). Sistem tersebut menjadi navigasi yang mampu menggantikan fungsi radar dalam memantau penerbangan pesawat.

Pemasangan perangkat ADS-B, Unggul berujar, diproduksi oleh PT INTI dan mulai diimplementasikan tahun 2018 di 7 lokasi sepanjang jalur penerbangan Sentani-Oksibil-Wamena Papua.

"Keunggulannya adalah dapat mengatasi kendala penerbangan di wilayah yang sulit dijangkau radar. Selain ditinjau dari sisi biaya investasi, operasionalnya lebih murah dibandingkan dengan perangkat navigasi berbasis radar," kata Unggul.

Baca juga: Kerjasama PT INKA dan BPPT Garap Kereta Ringan Jabodetabek

3. Bidang Pemilu

Petugas memperlihatkan kartu untuk mengoperasikan alat teknologi E-Voting, di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, 29 Juli 2015. Program E-voting ini untuk mendukung KPU dalam mencegah kecurangan penyelenggaraan P emilihan Kepala Daerah serentak 2015 sejak perhitungan di tempat pemungutan suara, rekapitulasi di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan di kabupaten/kota. TEMPO/Imam Sukamto

Unggul menjelaskan inovasi lainnya, yaitu e-Pemilu. Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akhir Juni 2018 lalu, BPPT menguji teknologi e-Verifikasi dan teknologi Tanda-tangan atau sertifikat digital di Pilkada Sulawesi Selatan, bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan.

Teknologi e-Verifikasi memanfaatkan data sidik jari yang tersimpan dalam e-KTP untuk memastikan pemilih yang hadir memang secara sah memiliki hak suara. Dengan teknologi itu, kata dia, bisa mengurangi potensi kecurangan pemilu seperti penggelembungan suara akibat pemilih yang tidak sah, pemilih ganda maupun akibat kesalahan perhitungan total suara dalam TPS.

4. Bidang Kelistrikan

Ilustrasi PLTP. T EMPO/Aditya Herlambang Putra

Di bidang energi kelistrikan, BPPT telah melakukan kerjasama dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan GFZ. untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), membuat inovasi PLTP Binary Cycle 500 kilowatt.

Kerjasama tersebut dimulai pada 2016 dengan pembangunan Demo Plant Binary Cycle 500 kilowatt. BPPT menyediakan lahan dan engineering design, sedangkan PT PGE menyediakan brine (hot water) dan perpipaan suplai brine. Untuk modular binary cycle dan engineering design disediakan oleh GFZ. Dari sistem yang dikembangkan ini akan dihasilkan listrik sebesar 500 kilowatt.

"Seperti kita ketahui, saat ini pemerintah mendorong pengembangan sumber energi terbarukan termasuk energi panas bumi, dalam upaya penyediaan energi berkelanjutan yang ramah lingkungan. Juga untuk mengimbangi penyediaan energi berbahan nuklir dan fossil," ujar Unggul.

Pemanfaatan teknologi binary cycle ini pertama kali di Indones ia dan dikembangkan pada PLTP Lahendong. Melalui teknologi binary cycle ini, kata unggul, sisa air panas dapat dimanfaatkan sebelum diinjeksikan ke dalam sumur injeksi. Dengan bantuan worker fluid, turbin dapat berputar sehingga dapat menghasilkan listrik.

Baca juga: Tingkatkan Produksi Garam, BPPT Akan Terapkan Teknologi Baru

5. Bidang Kemaritiman
Inovasi lainnya adalah di bidang kemaritiman. BPPT melakukan pemanfaatan karet alam dalam negeri untuk menjadi produk inovasi Rubber Air Bag. Inovasi tersebut hasil kerja sama dengan PT Samudera Luas Paramacitra Cirebon.

BPPT berhasil melakukan perekayasaan teknologi material melalui pengembangan teknologi pembuatan rubber air bag dengan memanfaatkan bahan baku karet alam lokal. Inovasi rubber air bag buatan lokal ini bertujuan agar Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) industri perkapalan dapat ditingkatkan.

"Selain itu adanya industri dalam negeri ini ma mpu menghasilkan produk yang berkualitas dan harganya 10 hingga 15 persen lebih murah dari produk impor dengan kualitas yang setara," tambah Unggul.

6. Pemanfaatan Teknologi ROV untuk Pencarian KM Sinar Bangun

ROV Sea Eye Falcon milik BPPT yang dikerahkan untuk pencarian KM Sinar Bangun dan korban penumpangnya di dasar Danau Toba berkedalaman 450 meter. Kredit: Dok. Henky Suharto

Dalam hal layanan teknologi adalah pemanfaatan Remotely Operated Vehicle (ROV), robot bawah air milik BPPT untuk pencarian KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba. Kehadiran BPPT yang didukung dengan teknologi ROV, pada tanggal 26 Juni-4 Juli 2018 sebagai bagian dari tim Basarnas telah menjawab spekulasi dan memberikan verifikasi.

Sebelumnya, KM Sinar Bangun dideteksi melalui Teknologi Multibeam dan Side Scan Sonar. "Korban tewas, kursi, barang-barang penumpang, kendaraan, dan lai n-lain ditemukan temukan dengan teknologi ROV," tambah Unggul. "Dan telah memberikan informasi yang meyakinkan masyarakat dan menjawab keraguan para keluarga korban akan keberadaan KM. Sinar Bangun dan para penumpang lain yang belum ditemukan".

Baca juga: BPPT Siap Dukung Pengembangan Mobil Listrik

Simak kabar terbaru dari BPPT hanya di kanal Tekno Tempo.co.

Lihat Juga


Terkait
  • Ini Cara Kerja Robot BPPT Mencari KM Sinar Bangun dan Korban

    Ini Cara Kerja Robot BPPT Mencari KM Sinar Bangun dan Korban

    12 hari lalu
  • Robot BPPT Terlilit Tali KM Sinar Bangun di Dasar Danau Toba

    Robot BPPT Terlilit Tali KM Sinar Bangun di Dasar Danau Toba

    12 hari lalu
  • KM Sinar Bangun Ditemukan, Ini Kronologi Pengerahan Robot BPPT

    KM Sinar Bangun Ditemukan, Ini Kronologi Pengerahan Robot BPPT

    12 hari lalu
  • Soal Dampak Kehebohan Isu Tsunami Pandeglang, BPPT Minta Maaf

    Soal Dampak Kehebohan Isu Tsunami Pandeglang, BPPT Minta Maaf

    6 April 2018
  • Rekomendasi
  • 5 Aplikasi Ini Bisa Bikin Main Game di Smartphone Tanpa Lag

    5 Aplikasi Ini Bisa Bikin Main Game di Smartphone Tanpa Lag

    16 jam lalu
  • Instagram Luncurkan Stiker Pertanyaan untuk Instagram Stories

    Instagram Luncurkan Stiker Pertanyaan untuk Instagram Stories

    17 jam lalu
  • Facebook Uji Fitur Iklan AR untuk Pengguna Amerika

    Facebook Uji Fitur Iklan AR untuk Pengguna Amerika

    19 jam lalu
  • Orangutan Tapanuli Ditemukan Melahirkan Anak Kembar

    Orangutan Tapanuli Ditemukan Melahirkan An ak Kembar

    20 jam lalu
  • Foto
  • Canggihnya Robot Pembuat Pizza yang Dipamerkan di Paris

    Canggihnya Robot Pembuat Pizza yang Dipamerkan di Paris

    13 hari lalu
  • Gunakan BBM Limbah Plastik, Dimas Kendarai Vespa Sejauh 1.200 Km

    Gunakan BBM Limbah Plastik, Dimas Kendarai Vespa Sejauh 1.200 Km

    51 hari lalu
  • KRI Ardadedali-404, Kapal Selam Keempat yang Dimiliki TNI AL

    KRI Ardadedali-404, Kapal Selam Keempat yang Dimiliki TNI AL

    55 hari lalu
  • Intip Memphis Belle, Bomber PD II saat Dipamerkan Pertama Kalinya

    Intip Memphis Belle, Bomber PD II saat Dipamerkan Pertama Kalinya

    55 hari lalu
  • Video
  • Viral, Bun Upas, Fenomena Embun Jadi Es di Dieng

    Viral, Bun Upas, Fenomena Embun Jadi Es di Dieng

    4 hari lalu
  • Ditemukan Macan    Tutul Liar di Hutan Cina

    Ditemukan Macan Tutul Liar di Hutan Cina

    16 hari lalu
  • Kereta Fuxing Siap Beroperasi di Beijing - Shanghai

    Kereta Fuxing Siap Beroperasi di Beijing - Shanghai

    29 hari lalu
  • Begini Satelit Meteorologi Cina Mengorbit Bumi

    Begini Satelit Meteorologi Cina Mengorbit Bumi

    35 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Orangutan Tapanuli Ditemukan Melahirkan Anak Kembar

  • 2

    6 Aplikasi Ini Bisa Bikin Main Game di Smartphone Tanpa Lag

  • 3

    Tips Hasilkan Foto Seperti Profesional dari Smartphone Anda

  • 4

    Samsung Produksi Massal Memori Flash V-NAND Generasi Kelima

  • 5

    Hepinar, Helm Pintar Bikinan Mahasiswa Universitas Jember

  • Fokus
  • Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

    Pemerintah Cari Celah Keuntungan Perang Dagang Amerika - Cina

  • Kecam Duterte, Gereja Katolik Serukan Berdoa dan Berpuasa 3 Hari

    Kecam Duterte, Gereja Katolik Serukan Berdoa dan Berpuasa 3 Hari

  • KPU Menunggu Gugatan Rekapitulasi Hasil Suara Pilkada 2018

    KPU Menunggu Gugatan Rekapitulasi Hasil Suara Pilkada 2018

  • Selain Anies, Prabowo Benarkan Nama CT dan AHY Potensial Cawapres

    Selain Anies, Prabowo Benarkan Nama CT dan AHY Potensial Cawapres

  • Terkini
  • Sudah Jadi Nomor 2 di Indonesia, Xiaomi Optimistis Salip Samsung

    Sudah Jadi Nomor 2 di Indonesia, Xiaomi Optimistis Salip Samsung

    1 jam lalu
  • Hepinar, Helm Pintar Bikinan Mahasiswa Universitas Jember

    Hepinar, Helm Pintar Bikin an Mahasiswa Universitas Jember

    17 jam lalu
  • Samsung Produksi Massal Memori Flash V-NAND Generasi Kelima

    Samsung Produksi Massal Memori Flash V-NAND Generasi Kelima

    17 jam lalu
  • 6 Aplikasi Ini Bisa Bikin Main Game di Smartphone Tanpa Lag

    6 Aplikasi Ini Bisa Bikin Main Game di Smartphone Tanpa Lag

    18 jam lalu
  • Incredibles 2, Film Animasi Berpenghasilan Terbanyak

    Incredibles 2, Film Animasi Berpenghasilan Terbanyak

    18 jam lalu
  • Instagram Luncurkan Stiker Pertanyaan untuk Instagram Stories

    Instagram Luncurkan Stiker Pertanyaan untuk Instagram Stories

    18 jam lalu
  • Paramount Animation Merilis Teaser Film Wonder Park

    Paramount Animation Merilis Teaser Film Wonder Park

    19 jam lalu
  • Kratingdaeng Gelar Indonesia e-Sport Championship Berhadiah Rp 1M

    Kratingdaeng Gelar Indonesia e-Sport Championship Berhadiah Rp 1M

    20 jam lalu
  • Facebook Uji Fitur Iklan AR untuk Pengguna Amerika

    Facebook Uji Fitur Iklan AR untuk Pengguna Amerika

    20 jam lalu
  • Nikon P1000 Akan Dilengkapi Lensa Superzoom, Bisa Zoom 125 Kali

    Nikon P1000 Akan Dilengkapi Lensa Superzoom, Bisa Zoom 125 Kali

    21 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Prestasi di Grup Piala Dunia 2018, Harry Kane Gol Terbanyak

    Inilah kinerja pemain selama babak penyisihan grup di Piala Dunia 2018, Harry Kane dengan gol terbanyak dan Neymar Jr. paling banyak dilanggar.

    Sumber: Google News | Liputan 24 Oksibil

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »