www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Harga cabai di Pasar Pharaa Sentani naik sejak Lebaran

Posted by On 18.46

Harga cabai di Pasar Pharaa Sentani naik sejak Lebaran

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
    • Interaktif
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • M aluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
    • Infografis
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Harga cabai di Pasar Pharaa Sentani naik sejak Lebaran
  • Selasa, 09 Juli 2018 â€" 13:41
  • 125x views
Harga cabai di Pasar Pharaa Sentani naik sejak Lebaran "Paling parah tuh rica ne, sudah Rp 120 ribu per kilonya, jadi memang susah sekali," kata La Kama, seorang pedagang di pasar Pharaa Sentani. Ilustrasi bumbu dapur - Jubi/Yance Wenda Yance Wenda [email protected] Editor : Dewi Wulandari LipSus Duta GenRe Papua ajak generasi muda jauhi narkoba dan seks bebas Features | Sabtu, 07 Juli 2018 | 18:15 WP MRP kecam aksi kekerasan pada perempuan dan anak di Yahukimo Features | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:52 WP Komunitas Nol Sampah ajak warga “diet plastik” Features | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:12 WP Walhi Papua: Jangan pilih calon pemimpin perusak lingkungan Features | Senin, 25 Juni 2018 | 23:23 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi - Memasuki pekan pertama bulan Juli, harga berbagai bumbu dapur seperti bawang putih, bawah merah, rica, dan tomat mengalami kenaikan.

Sumiyati perempuan asal Makassar, mengatakan bulan ini ada beberapa bahan dapur yang naik.

"Kalo untuk bawang merah dan bawang putih masih normal, hanya naik sedikit. Rica saja yang naik akan tinggi," jelasnya, saat ditemui Jubi di Pasar Pharaa Sentani Kabupaten Jayapura, akhir pekan lalu.

Ia juga mengatakan kenaikan terjadi terkadang karena faktor cuaca yang akhir-akhir ini seting tidak menentu.

"Kalo rica satu kilo Rp 100 ribu. Sebelumnya sekilo Rp 85 ribu. Bawang merah Rp 50 ribu/kg , bawang putih Rp 45 ribu/kg. Kalo tomat harganya memang naik turun, tapi sedikit saja," ucap Sumiyati.

Dia mengatakan kenaikan harga beberapa bumbu dapur ini sudah terjadi sejak awal bulan Juli dan hingga pekan ini harga belum juga turun.

"Persediaan yang lain tetap ada seperti bawang, tapi untuk rica dan tomat tidak biasa kan tiga hari karena nanti busuk jadi paling dua hari saja," katanya.

Ia juga mengatakan dengan harga perkilo yang mahal sehingga pengambilan dari penjual agak sedikit berkurang.

"Kita jual sedikit-sedikit saja yang penting ada," katanya.

Penjual lain, La Kamal, mengatakan kenaikan harga bumbu dapur sudah terjadi sejak usai Lebaran.

"Tomat yang biasa satu kilo hanya Rp 15 ribu, sekarang sudah naik jadi Rp 25 ribu. Mau untung berapa, kita beli sama penjual dengan harga yang mahal juga Rp 23 ribu," ucapnya.

La Kamal menjelaskan harga bawang masih relatif stabil, tidak ada kenaikan.

"Paling parah tuh rica ne, sudah Rp 120 ribu per kilonya, jadi memang susah sekali," katanya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Stok buah pinang berkurang, harga melambung

Selanjutnya

Wacana pendirian pabrik sagu di Jayapura perlu segera direspons

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Story Map : Enam pelanggaran lingkungan yang dilakukan Freeport
Sabtu, 02 Juni 2018 | 08:45
Diproduksi : JUBI Dominasi Tanah Papua di laga Persebaya VS Persipura
Rabu, 30 Mei 2018 | 11:07
Diproduksi : JUBI Jejak dan ketangguhan Sang Jenderal PERSIPURA
Senin, 28 Mei 2018 | 18:54
Diproduksi : JUBI Pembunuhan misterius OAP selama tahun 2015-2016
Senin, 28 Mei 2018 | 12:16
Diproduksi : admin West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GU INEA
Minggu, 27 Mei 2018 | 08:37
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) ‹ › Terkini
  • Swiss-bel Hotel Manokwari pakai fasilitas umum untuk parkiran, Ini kritikan BEM Unipa

    Domberai â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 21:27 WP
  • Kaledonia Baru jadi isu dekolonisasi di era modern

    Pasifik â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 21:11 WP
  • Parpol lokal Papua gelar Rapimda ke-II

    Polhukam â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 21:08 WP
  • Seribu polisi amankan pilkada Paniai, DAP: Itu berlebihan

    Polhukam â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 20:55 WP
  • Lapas Merauke terima bantuan dua unit traktor

    Anim Ha â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 20:40 WP
  • Pembayaran tanah RRI diakomodir dalam APBD Perubahan

    Anim Ha â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 20:33 WP
  • Lapas Merauke tak miliki poliklinik dan tenaga medis

    Anim Ha â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 20:28 WP
  • Kabid S MP Disdik Merauke: Pungutan dari ortu siswa, harus ada kesepakatan

    Anim Ha â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 20:23 WP
  • Freeport Indonesia dapat 20 tahun lagi, Pemerintah RI "kantongi" 51 persen

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 19:52 WP
  • 50 pekerja kelapa sawit yang di PHK meminta penjelasan perusahaan

    Mamta â€" Jumat, 13 Juli 2018 | 19:21 WP
Populer Bintang Kejora dikib arkan di depan stand Indonesia dalam MACFest di Honiara Berita Papua |â€" Senin, 09 Juli 2018 WP | 8597x views KPU Jayawijaya gelar pleno terbuka rekapitulasi Pilbup dan Pilgub Pilkada Papua |â€" Kamis, 05 Juli 2018 WP | 3525x views Datangi asrama mahasiswa Papua di Surabaya, aparat keamanan diduga lakukan pelecehan seksual Berita Papua |â€" Sabtu, 07 Juli 2018 WP | 3500x views Benny Giay : dua komisioner Panwaslu Paniai - Deiyai sandera masa depan orang Mee Polhukam |â€" Kamis, 05 Juli 2018 WP | 2308x views Hasil pleno KPU Papua, Lukmen raih 67,54 persen suara Pilkada Papua |â€" Senin, 09 Juli 2018 WP | 2139x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Ra bu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Liputan 24 Sentani

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »