www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ramandey: Terkait Papua, secara tak langsung PBB intervensi Indonesia

Posted by On 08.59

Ramandey: Terkait Papua, secara tak langsung PBB intervensi Indonesia

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Mem bangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ramandey: Terkait Papua, secara tak langsung PBB intervensi Indonesia
  • Sabtu, 14 April 2018 â€" 20:17
  • 122x views
Ramandey: Terkait Papua, secara tak langsung PBB intervensi Indonesia “Indonesia punya pengalaman di Timor Leste dan beber apa negara lain sebelum merdeka. Selalu diawali intervensi dan keprihatinan negara anggota maupun PBB sendiri. Ini yang sedang terjadi di Papua,” ucapnya. Demo mahasiswa dan pemuda Papua di kantor DPR Papua beberapa waktu lalu mendesak pemerintah menuntaskan masalah HAM di Papua - Jubi/Arjuna. Arjuna Pademme [email protected] Editor : Edho Sinaga LipSus Mamoyao: Saya berharap presiden bantu Papua tagih utang Freeport Features | Sabtu, 14 April 2018 | 20:40 WP Puluhan penyu mati di Kalbar diduga keracunan aspal Features | Senin, 09 April 2018 | 11:50 WP Perempuan dan anak harus dilindungi Features | Jumat, 06 April 2018 | 18:20 WP Yuliana Lantipo pimpin FJPI Papua Features | Selasa, 03 April 2018 | 23:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala perwakilan kantor Komnas HAM di Papua, Frits Ramandey mengatakan, kedatangan utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke Indonesia, khususnya Papua selama ini menandakan bentuk peringatan kepada Pemerintah Indonesia terkait status HAM di Indonesia, khususnya Papua.

"Kalau dilihat, ini bagian dari upaya intervensi. Meski dalam mekansime formal dewan HAM PBB mekanisme intervensi tidak menjadi resmi,” kata nya kepada Jubi, Sabtu (14/4/2018).

Menurutnya, lima hingga 10 tahun terakhir isu HAM Papua selalu dimunculkan dalam forum HAM PBB. Ini peringatan kepada pemerintah Indonesia sebagai negara yang telah meratifikasi kovenan hak sipil dan politik, kovenan hak sosial, ekonomi dan budaya.

Pemerintah berkewajiban memastikan pemenuhan HAM warga negara terpenuhi secara berkesinambungan.

Katanya, aspek penting lain yang harus diwaspadai pemerintah Indonesia, adanya aspirasi politik masyarakat asli Papua. Posisi Indonesia akan terganggu dalam sebuah mekanisme politik dengan isu HAM. Isu ini memungkinkan mendapat simpati dunia internasional. Tidak mustahil akan membangkitkan isu politik Papua merdeka.

“Indonesia punya pengalaman di Timor Leste dan beberapa negara lain sebelum merdeka. Selalu diawali intervensi dan keprihatinan negara anggota maupun PBB sendiri. Ini yang sedang terjadi di Papua,” ucapnya.

Ia mengatakan, belajar dari penga laman lepasnya Timor Leste, perubahan negara-negara internasional harus diantisipasi. PBB dan negara-negara anggotanya yang awalnya menyatakan mendukung integrasi Timor Leste dalam NKRI, akhirnya mengubah dukungan lantaran situasi Timor Leste yang terus bergejolak dan memakan banyak korban.

Isu HAM ini menjadi pintu masuk. Kondisi Timor Leste kala itu menarik simpati, dukungan dan membuat negara lain serta PBB mengubah pendiriannya.

Selain itu, harus diingat, dalam mekanisme politik misalnya di Melanesian Spearhead Group (MSG), secara regular membahas status keanggotaan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dalam forum negara Pasifik.

"Ini bisa menarik perhatian dewan HAM PBB dan PBB melihat posisi Papua dalam mekanisme internasional,” ujarnya.

Sejak 2007, tiga pejabat tinggi PBB berkunjung ke Papua. Diawali Pelapor Khusus PBB untuk masalah HAM, Hina Jilani, 2007. Pada 2008, Pelapor Khusus PBB tentang penyiksaan, Manfred N owak berkunjung ke Papua dan Maret 2017, Pelapor Khusus bidang kesehatan, Dainius Puras ke Bumi Cenderawasih.

Awal Februari 2018, Komisoner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein ke Indonesia. Meski tidak sempat ke Papua, namun ia bertemu beberapa perwakilan Papua di Jakarta.

Kini, pelapor khusus PBB untuk Hak atas Pangan, Hilal Elver melakukan misi ke Indonesia 9-18 April 2018. Meski tidak mengagendakan ke Papua, namun Elver akan bertemu perwakilan dari Papua di Jakarta.

Selama berada di Indonesia, Hilal Elver berdialog dengan komisioner dan staf Komnas HAM terkait laporan lembaga Komnas HAM tentang situasi hak atas pangan di Indonesia.

Pada 10 April 2018, Hilal Elver berkunjung ke kantor Komnas HAM RI untuk berdialog guna mengetahui gambaran pemenuhan hak atas pangan di Indonesia.

Wakil Ketua Komnas HAM Sandrayati Moniaga mengatakan, pada aspek aksesibilitas, Komnas HAM menyoroti kasus gizi buruk dan meningalnya anak di Kabup aten Asmat, Papua sejak September 2017.

“Komnas HAM memandang kasus itu terjadi akibat berbagai faktor. Mulai dari buruknya fasilitas kesehatan, budaya masyarakat, hingga buruknya sanitasi,” kata Sandrayati Moniaga.

Menurutnya, dari sisi ketersediaan pangan, produksi pangan yang stagnan, kecilnya kepemilikan lahan petani, luasnya konversi lahan dan pertumbuhan penduduk. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

Komnas HAM: Isu ekosob akan lebih menarik perhatian PBB

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga MENGKONSUMSI PANGAN LOKAL, MENGUATKAN EKONOMI PEREMPUAN PAPUA
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:35
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:31
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yang paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) Kegiatan Pelatihan Ombusmen Provinsi Papua di Jayapura
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) Peresmian Pasar Mama Papua
Minggu, 11 Maret 2018 | 19:32
Diproduksi : West Papua Updates Aksi Penanaman 500 Pohon oleh Mahasiswa STFT GKI I.S.Kijne Jayapura, Papua.
Minggu, 11 Maret 2018 | 19:22
Diproduksi : West Papua Updates, WPU ‹ › Terkini
  • Mamoyao: S aya berharap presiden bantu Papua tagih utang Freeport

    Ekonomi â€" Sabtu, 14 April 2018 | 20:40 WP
  • Ramandey: Terkait Papua, secara tak langsung PBB intervensi Indonesia

    Polhukam â€" Sabtu, 14 April 2018 | 20:17 WP
  • Komnas HAM: Isu ekosob akan lebih menarik perhatian PBB

    Polhukam â€" Sabtu, 14 April 2018 | 19:58 WP
  • Pendeta Mofu minta usut tuntas korupsi proposal fiktif

    Domberai â€" Sabtu, 14 April 2018 | 17:55 WP
  • Imbang dengan Sriwijaya, Persipura miliki 8 poin

    Lembar Olahraga â€" Sabtu, 14 April 2018 | 17:28 WP
  • Papua Barat jaring pendapat Raperdasi kesehatan

    Domberai â€" Sabtu, 14 April 2018 | 17:10 WP
  • Bank Papua Nabire diharapkan meningkatkan pelayanan

    Saireri â€" Sabtu, 14 April 2018 | 16:38 WP
  • Batu permata seharga Rp5 Miliar untuk Jokowi dari mama-mama Papua

    Ekonomi â€" Jumat, 13 April 2018 | 22:46 WP
  • Mama-mama Papua kecewa tidak bertemu Jokowi di pasar

    Ekonomi â€" Jumat, 13 April 2018 | 22:28 WP
  • Ini kronologi insiden pembakaran rumah bupati Pegubin

    Lapago â€" Jumat, 13 April 2018 | 20:19 WP
Populer Korban sipil mulai berjatuhan, gereja minta TNI dan TPN-PB tak berperang di wilayah pemukiman warga Polhukam |â€" Kamis, 05 April 2018 WP | 11527x views Baru kali ini demonstrasi di Papua ciptakan sejarah Polhukam |â€" Rabu, 11 April 2018 WP | 6733x views Batu permata seharga Rp5 Miliar untuk Jokowi dari mama-mama Papua Ekonomi |â€" Jumat, 13 April 2018 WP | 5042x views Jaringan Telkomsel akan normal kembali 18 April Anim Ha |â€" Jumat, 06 April 2018 WP | 4257x views Dewan adat Papua dukung pertemuan ULMWP dengan Parlemen Belanda Polhukam |â€" Rabu, 04 April 2018 WP | 2278x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesia tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Searc h Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Berita 24 Papua

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »