www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kontak senjata OPM dan TNI terjadi di Tembagapura

Posted by On 02.06

Kontak senjata OPM dan TNI terjadi di Tembagapura

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar

  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
    • Pilkada Papua
    • Lingkungan
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
    • Rilis pers
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Kontak senjata OPM dan TNI terjadi di Tembagapura
  • Selasa, 03 April 2018 â€" 15:45
  • 25x views
Kontak senjata OPM dan TNI terjadi di Tembagapura "Saya punya masyarakat sama-sama berjuang untuk tutup PT. Freeport, karena itu aka r masalah Papua," tegasnya. Ilustrasi (Thinkstock/Zabelin) Admin Jubi [email protected] Editor : Galuwo LipSus Polisi: Kasus kekerasan pada bayi C tetap lanjut Features | Senin, 26 Maret 2018 | 18:00 WP 37 pejabat penegak hukum ikuti diklat gugatan perdata lingkungan Features | Jumat, 23 Maret 2018 | 07:01 WP Pedoman mengadili perkara perempuan disosialisasikan Features | Kamis, 22 Maret 2018 | 14:17 WP Sekolah, tempat mayoritas kekerasan terhadap anak Features | Selasa, 20 Maret 2018 | 03:37 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi â€" Kontak senjata antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terjadi di Banti, Tembagapura, Kabupaten Timika, Papua, pada Minggu (1/4/2018) dan Senin (2/4/2018). Kontak senjata itu menimbulkan korban jiwa dari kedua pihak.
Panglima Operasi Komando Daerah Pertahanan III Kalikopi, Nemangkawi, Papua, Hendrik Manwang mengungkapkan pihak TNI berusaha masuk ke Banti sejak Minggu. Namun TPN OPM mengadang TNI sehingga terjadi baku tembak.
"Dari serangan itu ada satu rumah warga yang terbakar. Mereka yang menjadi korban belum dievakuasi. Dari TPN 1 orang , dan juga belum dievakuasi," kata Hendrik, kemarin.
Hendrik menjelaskan warga Banti merupakan masyarakat pribumi yang selama ini ditipu oleh PT. Freeport Indonesia. Menurutnya, masyarakat setempat tengah berjuang mengembalikan hak atas kedaulatannya.
"Saya punya masyarakat sama-sama berjuang untuk tutup PT. Freeport, karena itu akar masalah Papua," tegasnya.
Dia mengatakan pembakaran rumah sakit dan sekolah yang dibangun Freeport sebagai dampak kemarahan karena selama ini fasilitas tersebut dianggap tidak bisa membantu masyarakat.
"Bakar rumah sakit dan sekolah, rumah sakit dan sekolah itu bikin dari PT. Freeport, bukannya menyelamatkan masyarakat. Ada rumah sakit saja banyak orang mati di usia yang tidak pantas mati. Coba bayangkan itu. Sekarang sudah ada rumah sakit, tapi anak kecil masih muda sudah mati banyak sekali. Kekurangan gizi di mana-mana," katanya.
Hendrik menyatakan TPN OPM siap perang melawan TNI meskipun pihaknya memiliki keterbatasan senjata. Selama ini pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Komando Daerah Pertahanan (Kodap) yang berada di hutan.
"Kalau TNI menyatakan perang, oke-oke saja kami terima. Kami siap. Tidak mungkin kami lari, namanya tempur. Kami siap bertempur, walaupun kami punya keterbatasan-keterbatasan melawan negara yang lengkap dengan persenjataan, dari persenjataan ringan dan persenjataan berat," katanya.
Hendrik menjelaskan perang yang dimaksud terkait perang urat syaraf dan secara fisik. Dia menambahkan selama ini perang urat syaraf telah dijalankan oleh para diplomat yang tergabung dalam United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), yaitu Benny Wenda, Octovianus Mote, Rex Rumakiek dan Paula Makabory.
"Mereka ada lobi di tingkat internasional," ujar Hendrik.
Hendrik menyatakan OPM tak bisa berdialog dengan Pemerintah Indonesia. Pihaknya hanya bersedia berdialog jika Perserikatan Bangsa-Bangsa ikut duduk bersama membicarakan persoalan in i. Sebab menurutnya, PBB ikut terlibat dalam menganeksasi Papua ke Republik Indonesia.
"Apa yang menjadi milik pemerintah Indonesia, kembalikan pada pemerintah Indonesia. Tetapi apa yang menjadi milik Bangsa Papua dan rakyat pribumi Papua, maka kembalikan pada rakyat pribumi Papua," ujarnya.
Dua tewas dari OPM, satu dari TNI
Di pihak lain, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan akibat baku tembak itu, seorang prajurit TNI dari Yonif 751/Raider, Prajurit Satu Vicky Rumpasium tewas. Tak ada korban luka-luka dari pihak TNI.
"Dari kami gugur satu orang, Vicky Rumpasium, putra asli sorong. Sudah dievakuasi pagi ini," kata Aidi, Selasa (3/4/2018).

Berdasarkan pantauan melalui drone di lokasi kejadian, Aidi menyebut dua orang tewas dari pihak OPM, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.
"Kami masih melakukan pengejaran," ujar Aidi.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan R yamizard Ryacudu menyatakan tidak takut dengan ancaman perang dari OPM. Ultimatum OPM itu diunggah di media sosial pada 27 Februari lalu.
Ryamizard menegaskan kekuatan alutsista dan pasukan TNI lebih kuat dibandingkan tentara OPM.
"Mereka (OPM) ajak perang? Ya, perang saja. Orang ajak perang, masak makan soto sih," kata Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Sementara Kodam XVII/Cenderawasih juga menyatakan hal yang sama bahwa mereka siap perang melawan OPM.

Meski demikian, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menyebut TNI tidak menghendaki jika perang tersebut terjadi. (CNN Indonesia)

loading...
Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Sebelumnya

PDIP minta Menhan jangan pakai istilah perang sikapi OPM

Selanjutnya

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga MENGKONSUMS I PANGAN LOKAL, MENGUATKAN EKONOMI PEREMPUAN PAPUA
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:35
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) West Papua Solidarity For EARTHQUAKE DISASTER IN NEW GUINEA
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:31
Diproduksi : West Papua UPdates Tiga Lembaga Publik yan g paling sering dilaporkan Masyarakat Papua ke Ombudsman
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:18
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) Kegiatan Pelatihan Ombusmen Provinsi Papua di Jayapura
Rabu, 14 Maret 2018 | 22:14
Diproduksi : West Papua Updates (WPU) Peresmian Pasar Mama Papua
Minggu, 11 Maret 2018 | 19:32
Diproduksi : West Papua Updates Aksi Penanaman 500 Pohon oleh Mahasiswa STFT GKI I.S.Kijne Jayapura, Papua.
Minggu, 11 Maret 2018 | 19:22
Diproduksi : West Papua Updates, WPU ‹ › Terkini
  • Bank Dunia sarankan Australia tingkatkan program pekerja musiman Pasifik

    Pasifik â€" Selasa, 03 April 2018 | 16:01 WP
  • Sidak cacing produk olahan ikan, BBPOM temukan 80 kaleng

    Ekonomi â€" Selasa, 03 April 2018 | 15:49 WP
  • Kontak senjata OPM dan TNI terjadi di Tembagapura

    Nasional & Internasional â€" Selasa, 03 April 2018 | 15:45 WP
  • Perekaman e-KTP, Disdukcapil disarankan tambah jam kerja

    Otonomi â€" Selasa, 03 April 2018 | 15:14 WP
  • ULMWP tidak tahu rencana deklarasi persiapan kemerdekaan

    Polhukam â€" Selasa, 03 April 2018 | 15:07 WP
  • Nilai tukar nelayan Papua meningkat 0,53 persen

    Ekonomi â€" Selasa, 03 April 2018 | 14:57 WP
  • Generasi muda Papua diminta siap bersaing

    Otonomi â€" Selasa, 03 April 2018 | 14:45 WP
  • Hawking bakal dimakamkan berdampingan dengan Newton dan Darwin

    Dunia â€" Selasa, 03 April 2018 | 14:17 WP
  • HMS: Pemekaran solusi percepatan dan pemerataan pembangunan

    Advertorial â€" Selasa, 03 April 2018 | 13:21 WP
  • Ini sikap KNPB terhadap Pilkada Papua

    Polhukam â€" Selasa, 03 April 2018 | 13:19 WP
Populer Diabaikan, Inspektur Tambang mengadu ke DPR Papua Polhukam |â€" Senin, 26 Maret 2018 WP | 1862x views Merasa diabaikan, mahasiswa asal Jayawijaya turun jalan Penkes |â€" Rabu, 28 Maret 2018 WP | 1740x views PON XX Papua, Manokwari siap jadi tuan rumah balap motor Domberai |â€" Kamis, 29 Maret 2018 WP | 1662x views Meski menang, pelatih Persipura merasa tak puas Lembar Olahraga |â€" Sabtu, 24 Maret 2018 WP | 1584x views Adkasi Papua sampaikan lima poin ke presiden Nasional & Internasional |â€" Rabu, 28 Maret 2018 WP | 1584x views STOP PRESS
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?

    Selasa, 17 Oktober 2017 | 07:31 WP
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?

    Rabu, 29 Maret 2017 | 15:40 WP
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun

    Minggu, 19 Februari 2017 | 14:11 WP
  • Inilah 8 temuan jurnalis Indonesi a tentang Kebebasan Pers di Papua

    Minggu, 05 Februari 2017 | 10:43 WP
  • Raja Ampat dapat saingan baru?

    Senin, 26 Desember 2016 | 05:40 WP
  • Index »
Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submission - AddMeSumber: Google News | Berita 24 Papua

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »