www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah siapkan pelatihan revolusi mental pejabat negara

Posted by On 01.38

Pemerintah siapkan pelatihan revolusi mental pejabat negara

Pemerintah siapkan pelatihan revolusi mental pejabat negara

id Pemerintah siapkan pelatihan revolusi mental pejabat negara

Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan (kanan) dan Seskab Pramono Anung sebelum memimpin rapat terbatas tentang insentif investasi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (20/2). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Sekarang adalah bagaimana kita merubah 'mindset' (pola pikir) kita dengan revolusi 4.0 ini, dan bagaimana teamwork kita dalam bekerja. Awal kita 1.000 peserta saja d ulu, intinya kita ingin masif. Ini ada 34 kementerian, kita tinggal perkaya sedikit d Jakarta (Antaranews Papua) - Pemerintah tengah menyiapkan pelatihan khusus Revolusi Mental bagi para penyelenggara negara dan pegawai pemerintah guna menghadapi globalisasi dan perubahan teknologi yang semakin canggih atau kerap disebut revolusi industri 4.0.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu, dijelaskan bahwa pemerintah telah menggelar rapat koordinasi persiapan workshop Program Diklat Revolusi Mental untuk Implementasi Revolusi Industri 4.0 di Indonesia di Kemenko Perekonomian Jakarta, Jumat (2/3).
Rapat itu dipimpin oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution.
"Sekarang adalah bagaimana kita merubah 'mindset' (pola pikir) kita dengan revolusi 4.0 ini, dan bagaimana teamwork kita dalam bekerja. Awal kita 1.000 peserta saja dulu, intinya kita ingin masif. Ini ada 34 kementerian, kita t inggal perkaya sedikit dan tinggal kita bagi. Presiden Jokowi mau ada dari semua eselon dan menteri-menteri juga ikut," kata Luhut.
Pelatihan khusus tersebut nantinya tidak hanya akan diberikan bagi pegawai pemerintah setingkat eselon I, II, III, dan IV di semua kementerian, tetapi juga dari kalangan swasta dan non government organization (NGO/LSM). Keterlibatan semua pihak diharapkan dapat mendorong satu kesepahaman, baik dalam pola pikir maupun cara bertindak demi kemajuan bangsa.
Luhut menjelaskan, ide pelatihan tersebut berawal dari keinginan Presiden Joko Widodo agar setiap pihak mempunyai kesepahaman dalam pola pikir dan cara bertindak guna menghadapi era digitalisasi teknologi dseperti saat ini.
"Jadi bagaimana kita menyikapi perkembangan teknologi 4.0 itu yang begitu cepat. Bagaimana pula cara membuat manajemen yang rapi dan 'teamwork' (kerja tim) yang rapi. Sekarang, apabila dikaitkan dengan teknologi 4.0, karena teknologi ini kalau kita ti dak paham, nanti masing-masing akan lari kemana-mana," ujarnya.
Senada dengan Luhut, Darmin menambahkan perlunya persiapan yang baik untuk program tersebut. Ia mengaku khawatir banyak pihak yang belum siap, terlebih jika hanya mengandalkan teori, tanpa disertai praktik.
"Kita tidak bisa lagi hanya berpikir dengan 'mindset' seperti sekarang ini dan bertindak dengan gaya lama. Nah bagaimana caranya? Kalau hanya pakai teori tentu tidak akan jalan, maka caranya adalah harus adanya pelatihan langsung," imbuhnya.
Program pelatihan revolusi mental diadaptasi dari program sebelumnya yang dinilai berhasil diterapkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
Dalam implementasinya nanti, pemerintah akan melibatkan para pembimbing berkualitas dari Tsinghua University (Tiongkok), Massachusets Institute of Technology/MIT (Amerika Serikat) dan Temasek.
Program tersebut rencananya akan dimatangkan kembali pada April dan dilaksanakan pada Mei tahun ini, setelah sebelumnya dibentuk panitia kecil yang akan mendata para peserta dari 34 kementerian.
Selain Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan dan Menko Perekonomian Darmin Nasution, rakor ini juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Riset dan Teknologi, Pendidikan Tinggi Muhammad Natsir, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Gubernur Lemhanas Agus Widjojo, para perwakilan kementerian dan lembaga, serta Profesor Otto Scharmer dari MIT Boston sebagai pemberi materi. (*) Pewarta : Ade Irma Junida
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2018 CetakSumber: Antara Papua Politik

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »