www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Mendagri: politik uang rendahkan martabat rakyat

Posted by On 09.10

Mendagri: politik uang rendahkan martabat rakyat

Mendagri: politik uang rendahkan martabat rakyat

id Mendagri: politik uang rendahkan martabat rakyat, pemilu

Mendagri Tjahyo Kumolo. (Foto: Antaranews Papua/Alfian)

Politik uang harus dihindari. Para calon atau partai tertentu yang menggunakan politik uang untuk menentukan siapa yang harus dipilih dalam pemilu telah secara nyata merendahkan martabat rakyat Jakarta (Antaranews Papua) - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan praktik politik uang dalam pemilu sama halnya merendahkan martabat rakyat.
"Politik uang harus dihindar i. Para calon atau partai tertentu yang menggunakan politik uang untuk menentukan siapa yang harus dipilih dalam pemilu telah secara nyata merendahkan martabat rakyat," kata Tjahjo kepada wartawan melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Sabtu malam.
Tjahjo Kumolo menekankan saat ini telah terjadi degradasi semangat nasionalisme. Maraknya isu terkait suku, agama ras dan antargolongan (SARA), menurunnya solidaritas dan gotong-royong mencerminkan perilaku kehidupan yang telah jauh dari semangat nasionalisme.
Dalam tahun politik 2018, Tjahjo mengajak seluruh pihak untuk bergerak menyuarakan pilkada damai, menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu SARA.
Dia menegaskan penggunaan isu SARA dalam pilkada dapat menimbulkan banyak kegaduhan dan memecah-belah bangsa.
Pada Sabtu (3/3), Thahjo meresmikan patung tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia dr. Tjipto Mangoenkoesoemo di Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Menurut dia, patung terseb ut turut mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat tenun kebangsaan yang telah dirintis oleh para pendahulu bangsa.
"Jangan kita koyak tenun kebangsaan yang selama ini telah menjadi bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang selama ini telah kita jaga bersama," ujar Tjahjo. (*) Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2018 CetakSumber: Antara Papua Politik

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »