www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Puncak bertemu KPU

Posted by On 20.45

Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Puncak bertemu KPU

Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Puncak bertemu KPU

id Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Puncak bertemu KPU,Pilkada 2018

Ketua Adat La Pago Paus Kogoya (kaos biru) saat berikan pernyataan dalam pertemuan dengan KPU Puncak di sekretariat KPU Papua di Kota Jayapura, Jumat (2/3) (Antaranews Papua/Alfian Rumagit)

Kami juga sudah sampaikan ke KPU RI, dan kami diminta ke Jakarta untuk konsultasi dan menyelesaikan persoalan ini. Kami harap bapak-bapak bisa memahami apa yang KPU Puncak akan lakukan Jayapura (Antaranews Papua) - Perwak ilan massa dari kelompok Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Puncak bertemu dengan komisioner KPU setempat guna menanyakan hasil sidang yang ditetapkan oleh Panwaslu pada tiga hari lalu.
Pertemuan itu dilaksanakan di sekretariat KPU Provinsi Papua di Jalan Soa Siu, Kota Jayapura, Jumat (2/3) malam setelah sebelumnya kelompok massa tersebut secara tiba-tiba memenuhi halaman kantor.
Lima orang perwakilan massa yang menemui Ketua KPU Puncak Erianus Kiwak dan komisioner Manase Wandik adalah Esau Weya dan Terianus Murib yang merupakan tim pemenang bakal calon bupati Repinus Telenggen-David Ongmongan yang dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai peserta pilkada 2018.
Lalu, Ketua Adat La Pago Paus Kogoya, Kepala Suku D3N Puncak Yopi Murib dan Vinus Lamene perwakilan masyarakat La Pago.
Dalam pertemuan tersebut Ketua KPU Papua Adam Arisoy dan dua komisioner yakni Beatrix Wanane dan Isak R Hikoyabi ikut mendampingi sebagai mediator. Terlihat juga kuasa hukum KPU Puncak Piet er Ell.
Masing-masing perwakilan menyampaikan pernyataan dan permintaan yang intinya mendesak KPU Puncak untuk memutuskan bahwa bakal calon bupati Repinus Telenggen-David Ongmongan agar dimasukkan sebagai peserta pilkada.
"Dukungan partai pengusung dari Hanura dan PAN, sah milik Repinus Telenggen-David Ongmongan, sehingga kedatangan kami hari ini ingin menanyakan kepada KPU Puncak, hasil dari keputusan Panwaslu sejauh mana," kata Terianus Murib.
Sementara Vinus Lemene dengan tegas meminta kepada KPU Puncak agar kedua bakal pasangan calon segera ditetapkan sebagai peserta pilkada 2018.
"Kami minta dengan hormat agar KPU Puncak segera menetapkan dua pasangan calon, baik Willem Wandik-Alus UK Murib dan Repinus Telenggen-David Ongmongan sebagai peserta pilkada, agar tidak terjadi konflik ditengah masyarakat Puncak," kata Yopi Murib.
Menanggapi hal itu, Adam Arisoy langsung mengambil alih untuk menjelaskan duduk persoalan, bahwa dalam keputusan Pan waslu Puncak pada sidang penyelesaian sengketa calon bupati/wakil bupati yang dilaksanakan di Timika, Kabupaten Mimika tidak menyebut untuk memasukkan bakal pasangan calon Repinus Telenggen-David Ongmongan sebagai peserta pilkada.
"Tapi dalam poin ketiga keputusan Panwaslu Puncak adalah meninjau kembali dukungan partai pendukung yakni Hanura dan PAN. Sehingga hal ini kami sarankan agar KPU Puncak mengklarifikasi hal itu ke Jakarta," katanya.
Sehingga, KPU Puncak, akan menyurat kepada Panwaslu setempat untuk meminta tambahan waktu guna melakukan klarifikasi dukungan kedua partai yang dimaksud.
"Kami juga sudah sampaikan ke KPU RI, dan kami diminta ke Jakarta untuk konsultasi dan menyelesaikan persoalan ini. Kami harap bapak-bapak bisa memahami apa yang KPU Puncak akan lakukan," katanya.(*) Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: Editor Papua
COPYRIGHT © ANTARA 2018 Ce takSumber: Antara Papua Politik

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »