www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KPK cegah korupsi sektor SDA melalui rakor

Posted by On 00.14

KPK cegah korupsi sektor SDA melalui rakor

KPK cegah korupsi sektor SDA melalui rakor

id KPK cegah korupsi sektor SDA melalui rakor, Papua

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang ketika memberikan arahan kepada Forkompimda Provinsi Papua, di Jayapura, Kamis (1/3) (Foto: Antaranews Papua/Hendrina Dian Kandipi)

Berdasarkan hasil kajian KPK secara nasional, penerimaan negara dari sektor SDA relatif rendah ketimbang potensi yang seharusnya didapat, di mana penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di kehutanan hanya berkisar Rp3 triliun per tahun Jayapura (Antaranews Papua) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengintensifkan pencegahan korupsi pada sektor Sumber Daya Alam (SDA) melalui rapat koordinasi yang digelar bersama para pemangku kepentingan di Provinsi Papua.
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, di Jayapura, Kamis, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan di Papua bekerja secara profesional, penuh integritas dan mencegah adanya berbagai praktik ilegal di sektor SDA.
"Berdasarkan hasil kajian KPK secara nasional, penerimaan negara dari sektor SDA relatif rendah ketimbang potensi yang seharusnya didapat, di mana penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di kehutanan hanya berkisar Rp3 triliun per tahun," ujarnya.
Menurut Saut, KPK mencatat peredaran kayu ilegal di Papua, misalnya di Kabupaten Sarmi, diduga sebesar 36.500 meter kubik per tahun, ada pula potensi PNBP yang hilang dari Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) diperkirakan sebesar Rp13 miliar per tahun.
"Peredaran kayu ilegal ini membuat adanya potensi Pendapatan Asli Daerah yang hilang untuk Kabupaten Sarmi mencapai Rp4,2 miliar per tahun," katanya.
Dia menjelaskan Bumi Cenderawasih dipilih karena sangat besarnya potensi kekayaan alam di Provinsi Papua dan tingginya potensi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat dan negara. Upaya ini sesuai dengan Rencana Strategis KPK 2014-2019 yang menjadikan sektor SDA salah satu fokus area perbaikan sektor strategis.?
"Laporan produksi kayu periode 2003-2014 atau sekitar 77-81 persen diperkirakan tidak tercatat," ujarnya lagi.
Dia menambahkan total kerugian negara yang bersumber dari nilai komersial domestik untuk produksi kayu yang tidak tercatat selama periode tersebut mencapai 60,7-81,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp598,0-799,3 triliun, atau 5,0-6,8 miliar dolar AS per tahun. (*) Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2018 CetakSumber: Antara Papua Hukum

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »