www.AlvinAdam.com

Berita 24 Papua

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Dinkes Papua berharap pers bantu sosialisasi penyebaran malaria

Posted by On 09.09

Dinkes Papua berharap pers bantu sosialisasi penyebaran malaria

Dinkes Papua berharap pers bantu sosialisasi penyebaran malaria

id Dinkes Papua berharap pers bantu sosialisasi penyebaran malaria, kesehatan

Ilustrasi nyamuk penyebab malaria (Foto: Antara News)

Kami berharap media massa di Jayapura, secara khusus dan umumnya di Papua, lebih banyak memberikan informasi terkait cara penyebaran malaria agar masyarakat banyak jadi tahu Jayapura (Antaranews Papua) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua berharap insan pers membantu menyososialisasikan tentang cara penyebaran malaria dari seseorang kepada orang lain melalui medianya masing-masing agar diketahui masyarakat banyak.
"Kami berharap media massa di Jayapura, secara khusus dan umumnya di Papua, lebih banyak memberikan informasi terkait cara penyebaran malaria agar masyarakat banyak jadi tahu," kata John Hutahayan, pengelola program malaria Dinkes Papua, di Jayapura, Sabtu.
John mengatakan seandainya semua orang yang tinggal di Papua tanpa terkecuali, tidak menyimpan plasmodium malarie dalam tubuhnya maka biarpun nyamuk menggigitnya lalu pindah menggigit orang lain, tidak menularkan kuman malaria.
Plasmodium malariae adalah protozoa parasit yang menyebabkan penyakit malaria pada manusia dan hewan.?
Ia menjelaskan bahwa umumnya masyarakat yang tinggal di Papua sudah menganggap persoalan malaria itu hal yang biasa, sehingga ketika dia merasa badannya sedikit pegal-pegal karena malaria, ia memilih untuk tidak ke puskesmas untuk memeriksakan diri.
" Kalau dia merasa badannya pegal-pegal, kadang ia memilih lari-lari sedikit kemudian menganggap sudah sembuh, tidak perlu lagi berobat ke puskesmas. Padahal, di dalam tubuhnya masih ada kuman malaria, nah itu yang menyebar ke orang lain," ujar Jhon.
Jhon berharap pers juga membantu memberikan informasi ke masyarakat bahwa jika merasa ada malaria karena badannya pegal-pegal, langsung memeriksakan diri ke puskesmas lalu minta obat, itu sangat perlu.
Menurut Jhon, itulah salah satu syarat untuk menurunkan malaria di Papua. Namun, jika merasa malaria namun olahraga sedikit yakni lari kemudian merasa sembuh, kuman malaria tetap masih ada dalam tubuh dan menyebar ke orang lain melalui nyamuk yang menggigitnya kemudian pindah menggigit orang lain.
"Untuk itu kami sangat berharap sekali kepada media massa agar membantu menyebarluaskan informasi sekaligus menyosialisasikan cara penyebaran malaria melalui medianya masing-masing," tambah Jhon. (*) Pewa rta : Musa Abubar
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2018 CetakSumber: Antara Papua Daerah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »