Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor

Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor ...

Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor

Facebook Twitter Google+ RSS RSS Login/Daftar
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Domberai
    • Bomberai
    • Lapago
    • Meepago
    • Mamta
    • Saireri
  • Berita Papua
    • Polhukam
    • Pendidikan dan Kesehatan
    • Otonomi
    • Nasional & Internasional
    • Lembar Olahraga
    • Jayapura Membangun
    • Infrastruktur
    • Ekonomi, Bisni & Keuangan
    • Seni Budaya
    • Nabire Membangun
  • Pasifik
  • Nusa
    • Ibukota
    • Jawa
    • Sumatera
    • Bali & Nusa Tenggara
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Maluku
  • Artikel
    • Indepth
    • Opini
    • Pengalaman
    • Pernik Papua
    • Perempuan & Anak
    • Selepa
  • More
    • Pilihan Editor
    • Surat & Sumbangan Pembaca
    • Rilis Pers & Advertorial
    • PR Newswire
    • Berita Foto
  • Resources
    • Blog
    • Arsip
    • West Papua Daily
    • Laporan Warga
    • Saya Komen!!!
  • 2013-2016
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor
  • Minggu, 03 Desember 2017 â€" 18:38
  • 68x views
Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor "Rekan saya yang melihat pertama kali, kemudian mengkonfirmasi ke saya. Oknum yang memasang spanduk itu, tidak berhak mengarahkan kami secara paksa mencintai NKRI atau tidak," kata Yunus Gobai via pesan singkatnya kepada Jubi, Minggu (3/12/2017). Spanduk yang dipasang orang tak dikenal di jalan masuk asrama mahasiswa Papua, Dramaga, Bogor - Jubi/Yunus Gobai Arjuna Pademme harjuna@tabloidjubi.com Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Sebuah spanduk misterius bertuliskan "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang tepat 1 Desember 2017, hari yang selama ini diperingati orang asli Papua sebagai hari kemerdekaan Papua. Spanduk yang dipasang orang tak dikenal di depan gedung Bulog, jalan masuk asrama mahasiswa Papua, Dramaga, Bo gor, Jawa Barat itu, diperkirakan terpasang sekira pukul 05.00 waktu setempat.

Ketua Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Bogor, Yunus Gobai mengatakan, keberadaan spanduk berukuran 5X2 meter tersebut baru diketahui sekira pukul 15.00 WIB. IMPA Bogor mengecam pemasangan spanduk itu

"Rekan saya yang melihat pertama kali, kemudian mengkonfirmasi ke saya. Oknum yang memasang spanduk itu, tidak berhak mengarahkan kami secara paksa mencintai NKRI atau tidak," kata Yunus Gobai via pesan singkatnya kepada Jubi, Minggu (3/12/2017).

Menurutnya, selama ini kegiatan dan pembinaan organisasi mahasiswa Papua di Bogor, untuk mengikat tali persaudaraan, membentuk jiwa kepemimpinan, yang nanti akan menjadi bekal ketika mereka kembali ke Papua.

"Ketika melihat spanduk itu, kami merasa tertekan, sepertinya selama ini kami tidak mengakui NKRI. Kami akui gejolak yang timbul di kalangan mahasiswa Papua adalah menyuarakan kebebasan masyarakat Papua. Namun kebebasan yang diinginkan yakni masyarakat hidup damai tanpa pengerahan militer, dan segala bentuk kejahatan kemanusiaan di Papua," ujarnya.

Katanya, tidak perlu memaksa orang lain dengan sesuatu yang tidak mereka sukai. Cara ini dinilai melanggar hak asasi manusia dan tidak beretika.

"Saya yakin, oknum yang memasang spanduk itu juga tidak mengerti apa arti kata beta. Beta itu kan kata pengganti saya yang digunakan di Ambon, bukan Papua. Kami akan melapor ke polres Dramaga, jika ada yang membuat spanduk tanpa sepengetahuan Badan Pengurus IMAPA, apa lagi memakai nama Papua," katanya.

Ketua presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Bogor, Yogen Sogen, juga mengecam pemasangan spanduk itu. Namun ia mengingatkan mahasiswa Papua di Bogor, tidak terprovokasi dengan spanduk tersebut.

"Meski tidak diketahui maksud oknum yang memasang spanduk itu, tapi ini merupakan sebuah peringatan kepada teman-te man Papua, mengingat isu kemerdekaan Papua," kata Yogen Sogen.

Ia menilai, tidak salah jika mahasiswa Papua Bogor menyatakan tidak setuju terhadap sikap pemerintah Indonesia yang seakan membiarkan masalah ketidakadilan di Papua.

"Ada beberapa kejadian di Papua belakangan ini, yang seharusnya menjadi refleksi kita bersama dalam hidup berbangsa dan bernegara. Ketidakadilan adalah masalah yang harus disuarakan bersama. Pemasangan spanduk ini, secara tidak langsung merupakan ancaman kepada mahasiswa Papua khususnya di Bogor," ujarnya. (*)

loading...
Please enable JavaScript to view the comme nts powered by Disqus.

Sebelumnya

TPN-PB Paniai nyatakan siap rebut kembali kedaulatan

Selanjutnya

Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

Baca Juga
  • Cuitan Dubes Inggris di twitter, dinilai kondisi riil di Papua

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Legislator Papua: Jika malu budaya OAP, biarkan kami urus diri sendiri

    Polhukam â€" Selasa, 28 November 2017
  • Demi sawit oknum Brimob diduga aniaya pemilik ulayat

    Domberai â€" Sabtu, 25 November 2017
  • Pertemuan ULMWP di Vanuatu bahas resolusi dan struktur baru

    Berita Papua â€" Rabu, 29 November 2017
  • Benny Wenda dan Octovianus Mote kembali pimpin ULMWP

    Nasional & Internasional â€" Jumat, 01 Desember 2017

Komen Saya

  • Warga Bicara Soal Tiket Pesawat yang Mahal di Papua 26 November 2015 | 11:58 pm
  • Jejak Pasukan Sekutu di Bougainville 23 November 2015 | 11:44 pm
  • 10 Fakta Hiu Karpet Berbintik 23 November 2015 | 11:34 pm
  • Apa Kata Mereka Tentang Kawasan Cagar Alam Cycloop? 19 November 2015 | 11:26 pm

Laporan Warga

Simak Juga Suara Papua Dibungkam
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:27
Diproduksi : wpu Press UnFreedom in West Papua, an interview with Victor Mambor
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:18
Diproduksi : wpu Forest for Ecotourim, Papuan Way
Selasa, 30 Mei 2017 | 11:05
Diproduksi : wpu A Story of the Morning Star Bracelet, Cerita Gelang Bintang Fajar
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:48
Diproduksi : wpu 50 Years of Freeport in Papua, 1967-2017
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:22
Diproduksi : wpu Depapre Port, the beginning of
Selasa, 30 Mei 2017 | 10:05
Diproduksi : wpu ‹ › Terkini
  • TPN-PB Paniai bantah pernyataan DPRD

    Meepago â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 19:11 WP
  • Sistem online dinilai hambat OAP pada penerimaan Praja IPDN

    Otonomi â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 19:07 WP
  • Semp at tertunda, BKD Papua akan buka formasi calon ASN

    Otonomi â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 18:59 WP
  • Prioritaskan OAP dalam tes ASN diharap diimbangi fasilitas

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 18:54 WP
  • Pedagang OAP diharap jadi prioritas di perbatasan RI-PNG

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 18:49 WP
  • Legislator Papua ingin pangdam bersikap seperti kapolda

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 18:43 WP
  • Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor

    Polhukam â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 18:38 WP
  • Pemkab Jayapura pastikan kebutuhan pokok Desember aman

    Jayapura Membangun â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 17:44 WP
  • Pemindahan pedagang pasar di Jayapura jangan dipolitisir

    Jayapura Membangun â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 17:26 WP
  • Generasi muda Jayawijaya diajak menjauhi hal negatif

    Lapago â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 17:05 WP
  • Bakal calon independen ajukan keberatan Pilkada Jayawijaya

    Lapago â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 16:51 WP
  • Papua percepat penyerapan anggaran

    Otonomi â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 15:23 WP
  • ASN Papua diminta manfaatkan koperasi pegawai

    Berita Papua â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 15:14 WP
  • Pencegahan penyakit hewan masih jadi perhatian Papua

    Otonomi â€" Minggu, 03 Desember 2017 | 14:59 WP
  • Pengganti Manasseh Sogavare tetap dukung West Papua

    Nasional & Internasional â€" Sabtu, 02 Desember 2017 | 22:05 WP
Stop Press
  • Apakah rakyat Papua Nugini akan lenyap akibat makan pinang?
    Selasa, 14 September 2016
  • 7 Tempat Liburan Paling Ngehits di Indonesia. Mana Favoritmu?
    Rabu, 14 September 2016
  • Studi: kehidupan terancam, level oksigen jatuh 2% dalam 50 tahun
    Minggu, 14 September 2016
Index » Teras Lampung Ekuatorial Berita Lingkungan DeGorontalo Kabar Kota Berita Bali Kalteng Pos News Balikpapan Suara Kendari Kabar Selebes Suara Papua Cahaya Papua Aceh Traffic Aceh Baru Ranah Minang Merdeka Radio New Zealand International Solomon Star Vanuatu Daily PINA Islands Business Fiji Times Maori TV Post Courier Dedicated for West Papua | From Sorong to Samarai Property of PT Jujur Bicara Papua Search Engine Submissi on - AddMeSumber: Google News | Berita 24 Papua

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Terkini,51,
ltr
item
Berita 24 Papua: Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor
Spanduk "Beta Papua, Beta Indonesia" terpasang dekat asrama mahasiswa Papua di Bogor
https://tabloidjubi.com/templates/anyar/images/sosmed/fb.png
Berita 24 Papua
http://www.papua.berita24.com/2017/12/spanduk-beta-papua-beta-indonesia.html
http://www.papua.berita24.com/
http://www.papua.berita24.com/
http://www.papua.berita24.com/2017/12/spanduk-beta-papua-beta-indonesia.html
true
7309113932540018515
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy